Langsung ke konten utama

23 – Tahun LMND BERFIKIR,BERSATU,BERGERAK.

 


23 – Tahun LMND

BERFIKIR,BERSATU,BERGERAK.

Rabu 13 Juli 2022 dalam rangka memperingati hari lahir ( HARLA ) Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi ( LMND ) Provinsi Gorontalo,pada momentum ini LMND gorontalo menyelenggarakan agenda kegiatan DISKUSI tentang Pancasila dan implementasinya serta Panggung Rakyat yang di selenggarakan di depan fakultas saintek universitas nahdatul ulama 

 dalam hal ini kegiatan panggung rakyat yang di laksanakan dalam bentuk pagelaran seni yaitu penampilan orasi ilmiah, puisi-puisi, dan lagu lagu perjuangan, serta beberapa penampilan yang di tampilkan oleh beberapa kawan – kawan organisasi yang terhimpun dalam satu wadah yaitu cipayung plus Gorontalo.

 ketua wilayah LMND Gorontalo saudara Ari saputra menuturkan pada kegiatan kali ini merupakan bentuk bagaimana kita bisa sama - sama untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di kalangan pemuda untuk bisa memahami nilai nilai kebhinekaan yang terkandung dalam tubuh Pancasila serta bagaimana kita bisa mengimplementasikan nya dalam taraf kehidupan bernegara dalam kalangan pemuda karena seperti yang kita ketahui Bersama bahwa nantinya kita akan sama sama menyambut yang nama nya bonus demografi di mana kita kita ketahui bersama bahwa Semenjak tahun 2012 Indonesia telah memasuki masa awal bonus demografi karena kuantitas penduduk usia produktif (15-64 tahun) mencapai angka 49,6%. Bonus demografi sendiri adalah perubahan proporsi penduduk dan menurunnya beban ketergantungan (rasio ketergantungan) terhadap penduduk non produktif. Dengan kata lain, bonus demografi adalah bonus yang dinikmati oleh suatu negara sebagai akibat dari besarnya proporsi penduduk yang produktif (usia 15-64 tahun) dalam evolusi kependudukan yang dialaminya.

Berbicara mengenai bonus demografi, tentu akan menimbulkan dilema; membawa keuntungan atau justru merugikan bagi Indonesia. Bonus demografi dapat memberikan peluang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Di sisi lain, jika tanpa persiapan yang matang, bonus demografi bisa menjadi beban berat bagi pemerintah dan bisa mempertajam peningkatan angka pengangguran

  sehingganya kami dari LMND mencoba untuk membuka ruang – ruang diskusi berskala kolektif , serta  melalui momentum kali ini tak lupa juga kami mengajak seluruh pemuda agar terus bergerak Bersama  memberikan edukasi kepada seluruh stakeholder perihal pemilu serta pilkada serentak 2024 mendatang karena menurut kami dalam menghadapi momentum ini sudah waktu nya pemuda -pemudi untuk mengambil peran aktif sebagai motor penggerak dalam mengawali pemilu agar tercapainya pemilihan yang sehat dan produktif “.

 

“ kemudian dalam kegiatan kali ini dimana kita juga menyonsong tema “ berfikir,bersatu,bergerak membangun Indonesia “ tema ini merupakan bentuk yang lahir dari keresahan dan kegelisahan kami secara kolektif dalam menganalisis berbagai polemic yang sekarang ini terjadi di Indonesia mulai dari persoalan pendidikan,hukum,ekonomi,dan politik yang kemudian coba untuk di permainkan oleh para tokoh elitis “.

“ untuk itu harapan saya pada usia yang masih terbilang muda ini LMND bisa terus Bersama-sama dengan pemuda – pemudi di seluruh Indonesia untuk tetap berpegang teguh pada pergerakan satu nafas perjuangan untuk menegakan keadilan dalam memperjuangkan emansipasi pemuda. “    

 

penulis : Aprianto adrin 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resah Masyarakat Akibat Kurang Maksimalnya Pelayanan Puskesmas Paleleh

Rudem-r News , Masyarakat Paleleh merasa resah akibat kurang maksimalnya pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas paleleh. Rabu, 31/01/2024 . Masyarakat Paleleh semakin mempertanyakan kinerja Puskesmas paleleh, menciptakan kekhawatiran akan kualitas layanan kesehatan. Peristiwa yang terjadi pada hari Kamis, 24 Januari 2024, salah satu masyarakat yang berasal dari desa Dutuno yang berobat mendapatkan pelayanan kurang maksimal. Farhan Batangale, menyampaikan bahwa istrinya tak di berikan pelayanan yang tidak baik bahkan salah satu perawat memvonis penyakit yang tidak benar. " Kita pigi di puskesmas paleleh Kase masuk kita pe istri ada saki, baru dorng vonis ada penyakit T*C, pas torng bawa di rumah sakit buol bukan itu Depe penyakit" Ujar Farhan Farhan juga menyampaikan bahwa bukan hanya soal itu, tempat istrinya di rawat pun tak layak lagi di tempatkan atau di gunakan dan pasien di keluarkan secara paksa oleh keluarga. " Sedangkan ruangan yang di Kase tinggal s...