(Sebuah Puisi untuk Harlah LMND yang Ke 23 Tahun dari : Anwar LMND Gorontalo)
Setetes darah untuk Indonesia
Yang indah, megah nan bijaksana
Luput terlena, penuh citra penguasa
Hadir si pejuang pancasila kawan dan kawanita tercinta
Sebuah Potret dari sudut kota dan desa
30 juta rakyat miskin menangis menderita
Makan seadanya, tidur adalah anugrah dan mati sedang menanti mereka
Lalu kemana Indonesia raya?
Tangisan itu
tangisan itu terdengar keras begitu keras dan keras lagi
Sebuah tangisan dari jutaan pengangguran yang mengharapkan dari tuhan sebuah keajaiban
Tangisan itu
Tangisan itu terdengar lantang begitu lantang dan lantang lagi
Sebuah tangisan dari jutaan kaum buruh yang tertindas oleh si kapitalis sialan
Dan tangisan itu
Dan tangisan itu terdengar mendayu dayu bagaikan air hujan tak tertahan
Sebuah tangisan dari jutaan anak-anak terlantar yang malang, haus kasih sayang
dan perhatian ibu pertiwi kebanggan
Dari tangisan itu ada sedikit senyuman kebahagiaan
Dari kawan dan kawanita penuh semangat perjuangan
Pasukan pemberani mati demi aksi kemanusiaan
Menghapus perlahan sebuah tangisan penderitaan
Dari tangan seorang pahlawan berbaju merah menawan
23 tahun tangisan dan senyuman tercurahkan
Dari seorang pahlawan berbaju merah menawan
Yang berdiri tegak di depan para penyimpan pemangku kepentingan
Dialah kawan dan kawanita LMND pejuang kemanuisaan
Majulan Indoensia tanpa drama politika Bersama LMND berfikir, bersatu,bergerak membangun indonesia
Penulis: Arisaputra

Komentar
Posting Komentar